
Jumat, 13 September 2024, Badan Kemakmuran Musolla Al-Mizan mengadakan Kajian Islam Tematik yang ke-5. Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama di kalangan pegawai Pengadilan Agama Soasio. Kajian kali ini diisi oleh Bapak Hasanuddin, S.Sy., M.H., yang merupakan Hakim di Pengadilan Agama Soasio. Kajian dimulai pada pukul 16.00 WIT selepas sholat Asar yang diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Soasio.
Pada kajian kali ini, Bapak Hasanuddin menyampaikan materi dari Kitab Irsyadul 'Ibad melanjutkan pembahasan pada Bab Keutamaan Sholat Maktubah. Dalam pembahasannya, beliau mengupas tentang pentingnya menjaga sholat wajib lima waktu sebagai kewajiban utama setiap Muslim.

Beberapa poin pembahasan yang dapat diambil dari kajian ini di antaranya adalah:
1. Hadits dari Jabir RA (HR. Muslim)
“Dari Jabir RA. berkata, Nabi SAW bersabda: ‘Perumpamaan shalat lima kali seperti sungai yang mengalir, airnya tawar di muka pintu rumah salah seorang di antara kamu. Dia mandi di dalamnya lima kali dalam sehari, apakah yang demikian itu masih ada kotoran yang melekat pada tubuhnya.’”
Hadits ini memberikan analogi yang jelas tentang shalat lima waktu. Nabi Muhammad SAW membandingkan shalat lima kali sehari dengan seseorang yang mandi lima kali sehari di sungai yang bersih dan tawar. Sama seperti mandi lima kali sehari akan membersihkan tubuh dari kotoran, shalat lima kali sehari juga membersihkan jiwa dari dosa-dosa. Ini menunjukkan betapa pentingnya konsistensi dalam melaksanakan shalat wajib untuk menjaga kebersihan spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah.
2. Dalam kitab Az-Zawajir karangan Ahmad bin Hajar Al-Haitami RA, sebagian ulama berkata:
“Disebutkan dalam sebuah hadis: Barangsiapa yang memelihara shalat wajib dengan baik, maka Allah SWT memuliakannya dengan lima perkara:
- Terhindar dari kesempitan rezeki, dan hidupnya bahagia.
- Terhindar dari siksa kubur.
- Allah swt memberikan catatan amalnya dan dia akan menerimanya dengan tangan kanannya.
- Berjalan diatas jembatan jahannam (shirath) dengan cepat seperti kilat.
- Masuk surga tanpa hisap.
Barangsiapa yang mengabaikan shalat wajib maka akan menerima lima belas macam siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga ketika mati, tiga lagi di dalam kuburan dan tiga di waktu keluar dari kuburan.”
Dari hal di atas, maka bisa kita simpulkan bahwa shalat wajib memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim, baik di dunia maupun di akhirat. Menjaga shalat dengan baik akan mendatangkan lima bentuk kemuliaan, seperti kelapangan rezeki, terhindar dari siksa kubur, dan masuk surga tanpa hisab. Sebaliknya, mengabaikan shalat akan membawa balasan bagi pelakunya, baik itu balasan berupa siksaan di dunia hingga nanti di akhirat.

Selain pembahasan materi kajian di atas, kajian diakhiri juga dengan diskusi dan tanya jawab yang aktif dari para jamaah kajian. Beberapa diskusi seputar sholat baik itu dari segi tasawwuf ataupun dari segi fiqih terlontar di dalam sesi diskusi dalam kajian kali ini. Diskusi ini menambah kekayaan pengetahuan agama bagi para jamaah.
Semoga kegiatan rutin seperti ini terus berlanjut dan menjadi sarana untuk menambah ilmu, memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas ibadah seluruh pegawai Pengadilan Agama Soasio. Harapannya, melalui kajian ini, para pegawai semakin konsisten dalam menjalankan shalat wajib dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang penuh keberkahan.




.png)




